#BikinJalanLo Versi Camelia Jonathan


“Pencapaian pribadi tahun ini adalah bisa satu gig bersama musisi perempuan yang saya kagumi , Ayu Ting Ting” – Camelia Jonathan”

Camelia Jonathan sudah hobi menyanyi sejak kecil dan mulai menulis lagu sejak duduk di bangku sekolah dasar. Baru saat menjadi mahasiswa di tahun 2007, ia memulai rekaman lagu untuk pertama kalinya. Setelah itu, CJ sapaan akrab Camelia, mulai menjalani setiap langkah untuk bisa berkomitmen di dunia musik.

Salah satu musisi yang menginspirasi CJ adalah Imogen Heap, karena menurut CJ beliau adalah seorang perempuan, mandiri, dan pionir dalam bidang teknologi dan musik. Dari beliau, CJ senantiasa diingatkan untuk menyaring bunyi-bunyian dan inspirasi yang positif dari sekedar kebisingan dan energi negatif di sekitar yang kadang tidak bisa kita hentikan.

Selama 12 tahun berkolaborasi dan mencoba berbagai hal di industri kreatif dan konten digital, CJ banyak menemukan hal-hal baru sekaligus membuat pencapaiannya di dunia musik semakin bertambah. Salah satunya terjadi di tahun ini, dimana ia bisa berada satu acara bersama musisi perempuan idolanya, Ayu Ting Ting di acara Langit Musik x Soundfren. CJ juga berencana untuk mengadakan solo gig dalam waktu dekat untuk membawakan karya-karya dan cerita dalam konsep miliknya sendiri.

Bagi CJ, perkembangan teknologi yang telah merambat ke industri musik semakin mendorong kolaborasi seni dan sains untuk memecahkan masalah-masalah, khususnya di industri musik. Sayangnya, penggunaan teknologi oleh musisi di Indonesia masih sebatas untuk teknikal saja, belum sampai kolaborasi dari segi kreativitas lintas disiplin. Dunia musik di Indonesia bukanlah industri dengan infrastruktur yang ideal seperti di luar negeri.

Dunia musik Indonesia adalah rimba di mana tidak semua musisi bisa berhasil dengan menjalani cara yang sama. Database dan jaringan sangat penting bagi para musisi yang baru ingin memulai karirnya. Komunitas dan jaringan apapun akan sangat membantu, salah satunya dengan adanya aplikasi Soundfren.

Bergabungnya CJ bersama Soundfren membuatnya menambah kenalan di ekosistem musik dan menemukan talenta baru untuk berkolaborasi. Sejauh ini CJ telah mendapatkan 2 gig dari aplikasi Soundfren. Fitur-fitur untuk audisi gig dan berkolaborasi dengan musisi lain sangat membantu sekali. CJ berharap Soundfren terus memperbanyak submisi agar kesempatan musisi untuk tampil semakin terbuka terlebih program offline yang dijalankan Soundfren beberapa bulan terakhir ini terlihat sangat agresif.

#BikinJalanLo Versi Kania Albaga

“Berkat Soundfren aku bisa tampil di Live Streaming LangitMusik!”
“Mimpiku untuk menyanyikan lagu ciptaan sendiri di acara on-air terwujud!” – Kania Albaga

Lahir dikeluarga penyuka musik, sedari kecil Kania Albaga sudah mahir memainkan alat musik gitar dan juga bermusikalisasi puisi. Kania kecil bermimpi ingin memiliki lagu ciptaan sendiri.

Kegemarannya akan bermusik membuat Kania berhasil meraih beberapa prestasi bergengsi semasa sekolah seperti Juara 3 Musikaliasi se-Jabodetabek, Juara 1 Band se-Jabodetabek, dan Juara 1 Arransemen Lagu di tempatnya bersekolah. Bahkan musisi yang terinspirasi dari Us The Duo, John Mayer, Monita Tahalea, dan Shawn Mendes ini mengaku pernah mencoba mengamen dari rumah ke rumah untuk mendapatkan uang saku tambahan.

Kehadiran media sosial seperti YouTube dan Instagram sangat dimanfaatkan oleh Kania untuk mengembangkan diri sekaligus mempromosikan karya musiknya. Tak ketinggalan, Kania pun turut menggunakan aplikasi jejaring sosial Soundfren untuk kemajuan karir bermusiknya.

Bahkan bagi penyanyi dan penulis lagu beraliran pop dan indie folk ini, Soundfren telah memiliki lebih dari itu. Ia menganggap Soundfren merupakan peluang besar untuk musisi indie seperti dirinya dan teman-teman musisi lain.

Soundfren telah memberikan pengaruh besar untuk karir musik musisi asal Jakarta ini, salah satunya adalah ia pernah menjadi pengisi acara Live Streaming LangitMusik x Soundfren dan disaksikan oleh banyak orang. Ia menyanyikan lagu-lagu ciptaannya sendiri yang menjadi impiannya sejak kecil – “Yang Terlupakan”.

Kedepannya Kania berharap Soundfren bisa semakin sering membuat acara off air agar musisi indie seperti dirinya dan teman-teman musisi lain tak lagi kebingungan untuk menyalurkan kreativitas bermusik mereka. Dengan menjadi pengguna Soundfren ia juga berharap bisa mendapatkan kesempatan bertemu hingga berkolaborasi dengan musisi besar Indonesia dan label rekaman.