Jenis-jenis Piano

Fren, mau mulai menekuni alat musik piano? Ketahui dulu jenis-jenis piano ini, Fren!

  • Grand Piano. Jenis piano yang satu ini bisa dibilang jenis piano sesungguhnya, yang juga termasuk jenis piano akustik. Konstruksi atau bahan dasar dari grand piano adalah kayu yang mengikap dengan berjumlah tuts 88. Piano ini memiliki kotak akustik yang ditidurkan, dengan deretan senar-senar yang diketuk hammer piano ditidurkan. Grand piano sering digunakan dalam sebuah pagelaran orkestra. Harga dari grand piano sangat mahal, dari puluhan hingga ratusan juga. Proses instalasi juga tidak bisa sembarangan.
  • Upright Piano.Konstruksi dari jenis piano ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan jenis grand piano. Tetap berkonstruksi kayu, dengan 88 tuts, serta kotak akustik dan senar-senarnya Yang membedakan upright piano dengan grand piano adalah posisi kotak akustiknya yang berdiri. Dengan konstruksi seperti ini, piano model ini menghemat tempat.
  • Digital Piano.Ini adalah jenis piano elektronik, namun memiliki rentang nada yang sama dengan piano akustik biasa. Model tuts juga sama, menggunakan tipe tipe gradded-hammer. Jadi, walaupun jenisnya sudah digital, namun efek penekanan tutsnya masih sama dengan piano akustik, berat dan seperti mengetukkan palu ke senar-senar nada. Kamu bisa mencoba jenis piano ini dalam Roland RD-700 dan RD 300. Atau juga bisa kamu mainkan Yamaha seri Clavinova.
  • Keyboard.Sekilas keyboard dan digital piano memang mirip. Bahkan sama-sama jenis piano elektronik. Namun begitu tetap ada perbedaannya antara digital piano dan keyboard. Yang paling mencolok adalah model tuts-nya. Keyboard tidak menggunakan gradded hammer, melainkan model touch response. Ini artinya efek seperti mengetukkan palu tidak bisa kamu rasakan, karena itu tuts keyboard jauh lebih ringan untuk ditekan. Rentang nada yang dimiliki juga lebih sedikit, hanya sepanjang 61 nada. Akan tetapi keyboard memiliki kelebihan dalam memproduksi suara dari berbagai bermacam jenis alat musik. Variasi irama dalam keyboard juga banyak, sehingga kamu bisa seperti bermain dalam satu kesatuan full band. Contoh yang populer adalah Yamaha seri PSR, atau Roland seri E.
  • Organ.Organ lebih cenderung memainkan akord, jadi pemain organ tidak perlu susah-susah memikirkan melodi, karena bagian melodi sudah menjadi jatahnya pianis. Organ memiliki dua jenis, yaitu organ pipa (orgel) dan organ elektronik (electone). ¬†Organ pipa memiliki deretan tuts lebih dari satu, dan tombol analog yang sangat banyak. Organ pipa sendiri memiliki pipa-pipa raksasa. Sementara organ elektronik deretan tutsnya kebanyakan 2 baris dan pedal kaki (pedalboard) sangat banyak.

Itu tadi beberapa jenis piano dari yang klasik hingga yang modern. Mungkin saja piano akan mengalami perkembangan lagi di masa depan nanti. Kamu bisa sharing seputar piano bareng temen-temen di Soundfren. Yuk, cek aplikasi Soundfren kamu sekarang!

Tips Membeli Piano Bekas

Nggak masalah jika kamu mau membeli alat musik bekas, termasuk piano. Asalkan perhatikan juga beberapa hal, agar nggak menyesal di kemudian hari, Fren!

  • Karakter Suara.Karakter suara piano yang nyaring dan keras adalah salah satu yang harus kamu perhatikan, karena itulah yang terbaik dan paling dicari. Kamu harus mencobanya terlebih dahulu dengan memainkan beberapa lagu, baik lagu yang lembut maupun keras, maka kamu akan mengetahui kualitas suara piano tersebut apakah masih bagus atau tidak.
  • Cek Seluruh Body Piano. Kamu harus memeriksa bagaimana kondisi dari badan atau body piano tersebut. Kalau ada lecet-lecet akibat pemakaian, sebenarnya itu masih wajar. Kamu sebenarnya harus curiga bila cat di body piano masih sangat bagus mulus seperti baru, karena bisa jadi piano tersebut telah direkondisi atau di cat ulang. Dalam jangka waktu paling lama tiga bulan cat tersebut biasanya akan mengelupas.
  • Cek Soundboard. Soundboard adalah kayu yang ada di belakang piano yang seratnya lurus. Soundboard sangat penting keadaanya untuk sebuah piano dan sangat menentukan karakter suara piano tersebut bagus layak pakai atau tidak. Coba cek apakah kondisinya masih bagus atau sudah keropos atau lapuk.
  • Periksa Mekanik Piano.Saat kamu membuka topboard coba cek apakah hammer atau pemukul piano rata atau tidak. Mekanik yang baik adalah terlihat rata tidak ada hammer yang menonjol keluar dari barisan hammer. Kalau tidak rata maka akan mempengaruhi kualitas suara.

Udah dapet pencerahan piano seperti apa yang mau kamu beli? Kamu juga bisa masukan dari teman-teman di Soundfren dengan posting status di aplikasi.