#BikinJalanLo Versi Niki Ariestya

“Terima kasih buat Soundfren Connect yang menemani kehidupan selama pandemi! – Niki Ariestya

Kebahagiaan saat mendengarkan musik membuat Niki Ariestya menjadi gemar mengulik lagu. Dengan banyak belajar dari internet, Niki banyak mengulik lagu-lagu musisi favoritnya. 

Dengan berawal dari sering mendengarkan musik, mengulik lagu musisi idola, dan menonton konser-konser musik, Niki kini menjadikan musik sebagai salah satu sumber penghasilannya. Mengelola semacam komunitas dan festival musik menjadi rutinitas Niki sekarang. Dari pekerjaannya ini, Niki jadi mendapat banyak pengetahuan baru. Ia juga jadi tahu jika ternyata industri musik tidak hanya bermain musik atau ngeband, tapi ada banyak hal-hal di belakang layar yang menarik minatnya.

Kecintaan Niki pada musik membuatnya selalu semangat mempelajari hal-hal baru tentang musik. Niki banyak mengikuti sesi webinar salah satunya lewat Soundfren Connect yang infonya ia dapatkan dari media sosial salah satu pembicara, Henry Foundation. Merasa pas dengan materi yang akan dibawakan, Niki pun tak ragu untuk mengikuti webinar di Soundfren Connect. Bahkan hingga saat ini, Niki sudah mengikuti 4 sesi webinar bersama Soundfren.

Bagi Niki, dengan mengikuti Soundfren Connect ia jadi banyak mendapatkan pengetahuan baru yang berkaitan dengan musik dan sebenarnya juga bisa diterapkan di hal-hal lain. Niki berharap agar Soundfren Connect bisa terus ada karena masih sangat jarang program sejenis yang menarik seperti ini. “Terima kasih buat Soundfren Connect yang menemani kehidupan selama pandemi!”

Dibalik Lagu “Barcelona” dari Fariz RM

Fren, pastinya banyak dari kalian yang udah akrab denngan legenda hidup satu ini. Yap, Fariz Rustam Munaf atau lebih akrab disapa Fariz RM adalah seorang musikus dan penyanyi senior tanah air. Namanya melambung di era 80-an. Beberapa karyanya yang terkenal yaitu Barcelona, Nada Kasih, Panggung Perak, dan Sakura. Hingga saat ini, lagu-lagu ciptaan Fariz pun masih sering dinyanyikan penyanyi lain.

Karier profesionalnya diawali tahun 1977, bersama Adjie Soetama, Raidy Noor, Addie MS, dan Ikang Fawzi yang juga telah berteman dengan Fariz sejak duduk di bangku SMAN 3 Jakarta. Fariz menjajal kemampuannya di Lomba Cipta Lagu Remaja yang diadakan Radio Prambors. Langkah pertamanya ini berhasil membawanya duduk manis di urutan ketiga. Tawaran band pun mulai datang menghampirinya.

Fariz melanjutkan kuliah di Institut Teknologi Bandung dengan mengambil fokus studi Seni Rupa. Di samping menimba ilmu, Fariz juga memperdalam teknik bermusiknya. Ia menjadi keyboardist pengganti di band beraliran rock, Giant Step. Selain itu, Fariz juga mengisi posisi drummer untuk band rock The Rollies. Musisi multitalenta ini juga dipercaya untuk mengiringi kelompok musik asal Bandung pimpinan Harry Roesli tahun 1979 silam.

Selang setahun, Fariz merilis album Sakura. Tidak tanggung-tanggung, dirinya memainkan drum, gitar, keyboard, bass, hingga perkusi sendirian. Dengan warna musik yang fresh dan groovy, album tersebut sukses besar. Nama Fariz RM pun semakin melambung. Selain lagu Sakura, lagu berjudul Barcelona menjadi salah satu mahakarya dari seorang legenda hidup bernama Fariz RM. Banyak orang menebak-nebak makna lagu Barcelona. Sebenarnya, menurut Fariz, cerita Barcelona tidaklah rumit. Lagu itu hanya bercerita tentang perspektif cinta dari orang Barat dan Timur.

Fariz sendiri menyaksikan perbedaan perspektif itu kala mendapatkan beasiswa kuliah singkat penyutradaraan dan produser di Barcelona, Spanyol, pada 1987. Di kampus, ia kenal dengan pasangan muda bernama Jerome Rodriguez asal Filipina dan Margaret Ferrier asal Inggris. Jerome galau setengah mati ketika kuliah singkat akan berakhir, karena artinya ia akan berpisah dengan Margaret. Sakura dan Barcelona kemudian menjelma jadi lagu paling hit dan lagu wajib Fariz saat manggung. Fariz sendiri takut dipukuli orang bila manggung tak membawakan dua lagu itu

Itu dia sedikit cerita di balik kesuksesan Fariz RM, temukan beragam fakta seru lainnya dari musisi favorit kamu di aplikasi Soundfren!

Tips Membuat Musikalisasi Puisi

Kamu pasti penasaran, gimana sih caranya membuat musikalisasi puisi yang biasa dilakukan oleh Banda Neira, Ari Reda, dan para musisi hebat lainnya? Kamu bisa ikutin cara ini, Fren!

  • Memilih puisi.
    • Di tahap paling awal ini kamu diharuskan untuk memilih puisi yang akan kamu beriirama nantinya. Kamu boleh memilih karya-karya penyair Indonesia yang menurutmu cocok untuk dimusikalisasi. Akan tetapi tidak ada salahnya juga kalau kamu menciptakan puisi sendiri.
  • Memahami setiap bait puisi.
    • Tahap ini menjadi tahap yang paling penting. Kamu harus bisa memahami makna dari setiap bait puisi yang akan kamu musikalisasi. Berarti pada tahap ini kamu harus peka dengan perasaan yang timbul pada karya puisi.
  • Menentukan jenis alat musik.
    • Tahap selanjutnya adalah menentukan alat musik yang akan kamu gunakan untuk mengiringi musikalisasi puisi. Pilihlah alat musik yang mahir kamu mainkan. Tidak apa sederhana, yang penting hasilnya memuaskan. Jenis alat musik juga disesuaikan dengan aransemen yang akan kamu buat. Pilih alat musik bernada lembut, seperti gitar, piano, organ, suling, harmonika, dan lain-lain.
  • Menciptakan notasi nada.
    • Tahap ini merupakan tahap di mana kamu mengaransemen notasi nada untuk mengiringi puisi. Pilihlah nada yang cocok dengan makna yang ada di setiap bait. Maka dari itu, kamu harus paham dulu bagaimana karakteristik puisi yang akan kamu musikalisasi. Setiap nada akan mewakili perasaan tertentu, seperti senang, sedih, resah, dan lain-lain. Walaupun tahap ini agak sulit, tapi kamu pasti bisa melewatinya. Apalagi bila kamu rajin mengulik nada untuk mengiringi puisi.
  • Menampilkan hasil karya musikalisasi puisi.
    • Ini merupakan tahap terakhir. Apabila semua komponen sudah siap, maka kamu sudah bisa menampilkan hasil karyamu. Percaya diri menjadi kunci utama saat menampilkan karya. Kalau kamu percaya diri, maka karya dipentaskan dijamin sukses deh.

Cukup tercerahkan dengan tips ini? Kamu juga bisa loh share musikalisasi puisi kamu ke teman-teman di Soundfren dengan posting di “My Works” profil kamu. Selamat mencoba, Fren!