Mengenal Jenis Gitar Akustik

Fren, meski terlihat sederhana, ternyata alat musik gitar juga memiliki banyak varian lho. Contohnya pada alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik ini kita mengenal dua jenis varian, yaitu gitar elektrik dan gitar akustik. Varian akustik pun dipecah menjadi beberapa jenis lagi, sesuai dengan karakter suara dan jenis musiknya.

  • Steel String Guitar.Ini merupakan jenis gitar akustik yang paling banyak digunakan dan dimiliki oleh para gitaris. Kelebihan dari steel string guitar adalah banyaknya pilihan model dan juga harga. Sehingga kamu bisa menyesuaikannya dengan selera dan juga isi dompetmu. Salah satu ciri gitar ini adalah ukurannya yang compact dan memiliki neck yang ramping.
  • Gitar Tipe Standar. Berbeda dengan tipe steel string, gitar akustik tipe standar memiliki bodi yang satu setengah kali lebih tebal dan juga lebih besar. Bagi gitaris pemula, mungkin akan sedikit kesulitan memainkannya karena memiliki ukuran yang besar. Namun gitar tipe standar memiliki volume suara yang lebih tinggi.
  • Acoustic Electric Guitar.Jenis gitar ini sebenarnya sama dengan tipe steel series ataupun standar. Perbedaannya gitar ini sudah memiliki pickup elektrik, sehingga bisa dimainkan menggunakan amplifier tambahan. Modelnya pun mirip-mirip dengan gitar elektrik, karena memiliki leher dan bodi yang ramping. Jenis gitar ini disarankan untuk kamu yang baru saja mulai belajar memainkan alat musik gitar.
  • Silent Guitar.Bagi kamu yang sering bermain gitar akustik di malam hari, dan tidak ingin orang lain terganggu karena suara gitarmu yang lumayan besar, silent guitar adalah salah satu alternatif yang harus kamu coba. Gitar jenis ini memiliki memiliki soket yang dapat disambungkan dengan headphone atau earphone, dan amplifier. Sehingga kamu bisa mengatur keras/tidaknya volume yang keluar dari gitar.

Nah, jadi jenis gitar akustik mana nih yang kamu punya Fren? Kamu juga bisa ngobrol-ngobrol seputar pergitaran ini di aplikasi Soundfren!

Mengenal Macam-Macam Efek Gitar

Fren, mungkin terkadang kamu masih suka ngerasa bingung, apa bedanya efek gitar overdrive dan delay, lalu jenis-jenis karakter dari efek gitar lainnya. Nah, untuk itu yuk, kita kenalan sama efek-efek gitar yang mungkin sering kamu jumpai, Fren! Apa efek gitar andelan kamu?

Efek gitar secara umum terbagi menjadi dua : stompbox dan digital. Namun untuk musisi professional biasanya menggunakan audiosystem yang mana dirancang tertata di rak, tertanam di ampli atau menggunakan Kemper (alat rekam simulasi suara amplifier). Berikut beberapa karakter efek gitar yang perlu kalian ketahui.

  • OVERDRIVE

Diawali dengan memilih overdrive. Menjelaskan macam drive perlu waktu seharian karena termasuk rumit dan banyak macamnya, namun disederhanakan saja klasifikasinya menjadi:

  1. Low gain overdrive pada dasarnya hanya memberi sedikit Colour (warna) drive untuk gitar kita. Jadi bisa di alih fungsikan menjadi booster.
  2. Medium gain pada dasarnya sudah memberi colour drive agak pekat ke dalam sound gitar kita, sehingga cocok digunakan untuk riff yang ringan.
  3. High Gain Overdrive adalah efek gitar yang benar benar signifikan dalam hal colouring nya, biasa kita sebut distorsi dan fuzz.
  • DELAY

Selanjutnya , efek gitar bernama Delay (hasil copy suara yang dihasilkan sebelumnya). Klasifikasinya ada 2 macam yaitu Digital dan Analog. Fungsi dan karakternya masing masing berbeda. Jika permainan gitar kita menuntut adanya delay yang stabil, jelas, dan stagnan maka pilihlah digital delay. Namun jika permainan gitar kita hanya membutuhkan delay sebagai layer, memperluas ambience, dan tebal,  maka pilihlah analog delay.

  • REVERB

Lalu dalam memilih Reverb (simulasi ruangan) maka kenalilah macam macam reverb. Ada Hall, spring, plate, room, dan shimmer. Belakangan ini shimmer yang paling terkenal diantara gitaris yang suka musik semacam Coldplay, Radiohead, Sigur ros, dll. Pada dasarnya shimmer adalah simulasi Pad yang biasa digunakan untuk layer pada keyboard, sehingga menimbulkan ambience yang begitu lebar.

  • MODULATION

Efek modulation (seperti chorus, flanger, vibrato, tremolo, harmoniser dll) adalah pemanis di permainan gitar kita. Dalam memilih chorus, terbagi juga menjadi 2 yaitu analog chorus dan chorus biasa (digital). Fungsinya seperti doubling, seolah kita memainkan dua gitar bersamaan. Untuk flanger seperti efek pesawat jet sewaktu melintas di atas kepala kita. Yang biasa menggunakan ini adalah Eddie Van Halen. Tremolo berfungsi membuat sound gitar kita terpatah-patah. Bagus untuk membuat suasana semakin dramatis. Sementara harmoniser adalah efek yang memecah nada yang kita hasilkan menjadi interval interval yang dinamis.

  • COMPRESSOR

Alat ini sangat membantu mem-fokuskan fingertone kita. Selain itu juga mengatur kestabilan permainan pada saat mengorek nada nada di gitar. Compressor juga bisa digunakan sebagai colour dalam permainan gitar kita.

  • NOISE GATE & SUPPRESSOR

Distorsi yang keras membawa noise yang banyak juga. Dengan noise suppressor, hilang semua noise yang ada. Ini berpengaruh untuk kejernihan permainan gitar, kecuali memang noise yang dibuat disengaja untuk memberi kesan berantakan.

Nah itu dia Fren beragam macam efek gitar. Kamu bisa ngobrol atau sharing seputar topik ini dengan sesama pengguna Soundfren lewat aplikasi. Dengan begitu, wawasan kamu tentang dunia pergitaran makin tambah banyak deh!