Fakta Bermusik Bagi Kesehatan

Fren, selain sebagai sarana untuk menyalurkan hal yang kamu senangi, bermusik juga punya banyak manfaat buat kesehatan.

  • Meningkatkan konsentrasi. Saat mempelajari suatu instrumen atau alat musik otakmu dituntut untuk fokus sehingga konsentrasi jadi meningkat.
  • Melepaskan stres. Banyak studi menyebut bermain alat musik dapat mengurangi rasa sakit serta stres sehingga bisa menjaga kesehatan mental.
  • Melawan alzheimer dan demensia. Musik banyak digunakan di panti jompo untuk terapi karena banyak studi menyebut musik bisa memperkuat memori dan ingatan.
  • Menyeimbangkan otak kiri dan kanan. Belajar instrumen seperti biola, gitar, bahkan piano turut melatih otak kiri dan kanan agar bekerja secara seimbang.
  • Membuat tubuh rileks. Banyak studi menunjukkan bahwa mendengarkan musik yang menenangkan bisa membuat tubuh lebih rileks.
  • Memperbaiki suasana hati. Penelitian McGill University Montreal menyebut musik dapat memicu pelepasan hormon dopamin yang berhubungan dengan perasaan senang.

Jadi buat kamu yang sering dengerin musik ini merupakan sebuah fakta yang menyenangkan bukan? Temukan fakta-fakta seputar musik lainnya di Soundfren.

Fans Iwan Fals Wajib Tahu Ini!

Legenda musik satu ini emang nggak pernah lepas kiprahnya dari masa ke masa. Mulai jadi pengamen hingga menjadi musisi besar tanah air. Apa lagu Iwan Fals favoritmu, Fren?

  • Kebiasaan ‘ngamen’ di tempat hajatan. Berawal ketika anak muda (13 Tahun) yang tinggal di daerah Bandung itu mengulik alat musik gitar di pelataran rumahnya. Tanpa disadari, kebiasaan itu berbuah hasil positif menjadi hobi yang menguntungkan. Sehingga, pada suatu ketika Iwan Fals muda mempunyai bakat dalam mengemas lagu. Dengan prinsip anak kolong yang mengalir kehidupan sederhana itulah pertama kali tercipta lagu-lagu dengan lirik yang bisa menghibur teman-temanya. Kemudian tak lama berselang, kebiasaan inilah yang membuat dirinya memberanikan diri untuk bernyanyi atau mengamen di tempat umum seperti hajatan, kawinan, dan sunatan. Alhasil, berkat suara dan petikan gitarnya yang selaras itu membuatnya semakin berani melangkah ke industri rekaman.
  • Jual motor untuk rekaman. Selanjutnya dalam beberapa waktu berselang, keahliannya membuahkan perhatian salah satu produser musik. Bersama Bambang Bule (produser dari Jakarta), dia menawari Iwan Fals muda untuk mengadu nasib di Jakarta, setelah mendengar kualitas suara Iwan Fals dari Radio 8EH milik ITB. Setelah memberanikan diri bertandang ke Jakarta, pelantun “Sarjana Muda” ini juga menjual sepeda motor miliknya untuk membiayai master rekaman albumnya. Dari sinilah, karyanya mulai dilirik oleh label rekaman profesional pertama kalinya.
  • Rekaman di studio. Musica Studio dengan bangga mengajak Iwan Fals untuk merampungkan album “Sarjana Muda” dengan serius. Berbekal label ternama, Willy Soemantri membantu proyek musik yang cukup sukses dan banyak diminati penggemar yang sekarang dikenal dengan panggilan Oi.
  • MengikutI festival musik. Kualitas musik yang menyentuh hampir semua kalangan itu, terbukti ‘manjur’ saat mengikuti festival lagu ‘humor’ yang diselenggarakan Lembaga Humor Indonesia. Setelah sang almarhum Arwah Setiawan merekam lagu-lagu humor, Iwan Fals bersama Pepeng, Krisna, dan Nana Krip melanjutkan ke industri rekaman. Meski tak sesukses karya lainnya, setidaknya mereka juara harapan Lomba Musik Humor (1979). Berselang satu tahun (1980), Iwan Fals melanjutkan penampilannya dalam ajang Festival Music Country. Alhasil, keseriusannya itu berbuntut hasil Juara 1 Festival Music Country. Dari kejuaraan inilah, perjalanan musik miliknya terus meningkat dari tahun ke tahun sampai saat ini.
  • Konser yang dilarang. Bagi semua pelaku industri hiburan terutama musik, bukan tanpa hambatan. Banyak problematika yang hadir dalam perjalanan karir seseorang musisi maupun band. Apalagi, musisi tersebut sering ‘menyentil’ lingkungan pemerintahan yang kurang perhatian terhadap rakyat. Selama Orde Baru, ada beberapa jadwal konser Iwan Fals yang dilarang atau dibatalkan dengan alasan keamanan. Hal ini karena ‘saking’ kritis, demonstratif dan membangkitkan perlawanan yang massif melalui lagu-lagunya tersebut.
  • Menjadi bintang film “Kantata Takwa”. Setelah bermukim dalam “Kantata Takwa” bersama musisi senior yang digawangi oleh WS. Rendra, Setiawan Djody, Donny Fatah, Jocky Suryo Prayogo, Inisisri, dan Sawung Djabo, Iwan Fals pernah bergabung dengan “Swami” dan membuat hits fenomenal seperti “Bento” dan “Bongkar”. Bersama “Kantata Takwa”, bukan hanya rekor dari ranah musik saja yang diperoleh. Eros Djarot dan Gator Prakosa, berhasil memproduksi sebuah film berjudul sama dan memecahkan rekor produksi terlama di Indonesia. Dimana kurun waktu selama 17 Tahun (1991-2008), film tersebut dibintangi oleh Iwan Fals dan teman-temanya.
  • Karya dari sebuah keluarga. Dalam pernikahannya, ada beberapa hikmah dari kisah keluarga kecil yang satu ini untuk kita pelajari. Iwan Fals menikah dengan Rosana atau Mbak Yos. Dari pernikahannya tersebut, kemudian dikaruniai tiga orang anak yaitu Galang Rambu Anarki (almarhum), Annisa Cikal Rambu Basae dan Raya Rambu Rabbani. Ketiga anak dengan nama yang kedengarannya unik, ternyata menyimpan ekspektasi agar menjadi petunjuk bagi dirinya masing-masing dan orang di sekitarnya.
  • Rekor konser skala internasional. Setelah perjalanan panjang selama lebih dari 3 dekade di industri musik Tanah Air, rekor konser yang paling ‘pecah’ saat Konser Suara Untuk Negeri. Dimana konser menakjubkan tersebut bekerja sama langsung dengan stasiun televisi. Dengan informasi yang meluas di seluruh penjuru Tanah Air, masyarakat secara langsung berpartisipasi ke konser yang diadakan di 4 kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Surabaya, dan Medan. Sehingga, konser tersebut menjadi ajang pembuktian kepada dunia dengan memecahkan rekor Guinness Book of World Record berskala internasional.

Terbilang keras juga ya perjalanan bermusik seorang Iwan Fals, Fren. Buat kamu yang mah tahu fakta-fakta seputar musisi idola bisa cek di aplikasi Soundfren. Karena Soundfren akan selalu memenuhi kebutuhan bermusik kamu termasuk dengan menambah wawasanmu, Fren.

Penggemar Queen Wajib Tahu Fakta-fakta Ini

Meskipun memiliki nama besar, namun banyak fakta dari Queen yang belum banyak orang tau, Fren!

  • Freddie Mercury tumbuh di India. Dia adalah penyanyi utama yang karismatik sekaligus memainkan peran besar dalam kebangkitan Queen. Namun hanya sedikit yang mengetahui tentang masa kecil Freddie Mercury. Freddie Mercury, yang bernama asli Farrokh Bulsara, lahir di Zanzibar dan bersekolah di India kolonial.
  • Nama band sebelum Queen. Sebelum Queen dikenal sekarang, gitaris Brian May dan drummer Roger Meddows Taylor telah membentuk sebuah band bernama Smile. Mercury, yang merupakan teman mereka dari universitas, hanya memberi saran. Mercury kemudian bergabung dengan Smile sebagai penyanyi utama dan kemudian mengubah nama band menjadi Queen. Sebagai vokalis, Mercury memiliki daya tarik yang segera membuat band ini populer saat melakukan tur keliling London.
  • Gitaris Brian May berpendidikan tinggi. Brian May, yang pertama kali memulai Smile ketika dia belajar di Imperial College London dan masih menyelesaikan gelarnya setelah band mulai mengadakan tur. Dia belajar fisika dan menyelesaikan PhD dalam bidang astronomi. Sang ayah sempat tidak merestui kariernya di industri musik. Namun tidak sampai bertahun-tahun kemudian, Queen telah mencetak pertunjukan di Madison Square Gardens di AS dan May mengundang ayahnya untuk hadir.
  • Album pertama Queen gagal. Queen pertama kali menjalin kontrak dengan Trident ketika mereka masih mahasiswa. Queen dipaksa merekam lagu-lagu mereka di studio sekitar pukul 02.00 sampai jam 06.00 karena jadwal mereka yang saling bertentangan.
  • Queen gagal di sebagian besar tur pertama. Meskipun menjadi sensasi dunia selama tahun 1970-an, band ini khawatir tidak mendapatkan cukup uang dari lagu dan penampilan mereka. Jadi band memutuskan untuk menyusun kembali cara mereka memproduksi musik. Mereka membuat lagu-lagu untuk perusahaan produksi yang kemudian menjualnya ke perusahaan rekaman.
  • Produksi album paling terkenal Queen sangat kompleks. Ketika Queen membuat album A Night at The Opera yang sangat terkenal dan menampilkan lagu “Bohemian Rhapsody”, band ini masih belum pulih dari kesengsaraan finansial dan secara besar-besaran berhutang. Meskipun demikian, mereka berhasil keluar dari masalah.
  • Drama di “Bohemian Rhapsody”. Saat “Bohemian Rhapsody” selesai, perusahaan rekaman membencinya dan menganggapnya terlalu lama. Beruntung bagi band, Kenny Everett, seorang DJ radio, jatuh cinta dengan lagu itu sehingga dia mencuri salinan lagu dari studio rekaman dan memutarnya di acaranya.
  • Mercury bukan satu-satunya penulis lagu. Seringkali, Mercury segera muncul untuk mengatakan bahwa dia telah menulis lagu secara keseluruhan, ketika May mengakui bahwa hampir setiap lagu yang mereka rekam adalah upaya grup. Tapi band akhirnya menyerah pada Mercury, yang diberi kredit untuk lagu itu dan juga sebagian besar hasilnya.
  • Konser Argentina yang berbahaya. Ketika Queen memperluas konser mereka ke seluruh dunia, grup tersebut telah mendengar desas-desus bahwa mereka adalah hal terbesar yang pernah ada di Argentina dan Brasil. Band harus bernegosiasi dengan seorang jenderal militer untuk mengizinkan konser stadion mereka.
  • Lagu “I Want to Break Free” dilarang MTV. Ini adalah salah satu video musik paling populer yang pernah dimiliki Queen, tetapi sebagian besar audiens tidak dapat menontonnya di layar televisi.
  • “Live Aid”. “Live Aid” adalah konser penggalangan dana yang sangat besar untuk mengumpulkan dana bagi kelaparan Ethiopia yang sedang berlangsung.

Mau tahu fakta musisi idola kamu, Fren? Langsung aja cek di aplikasi Soundfren! Kamu bisa berbagi informasi dan berita terbaru tentang musisi idolamu. Eits, siapa tahu kamu juga bisa langsung ketemu sama sang idola yang juga pengguna Soundfren.