Tips Memilih Softcase Gitar

Fren, biar lebih mudah nenteng gitar ke mana-mana, softcase gitarnya juga harus sesuai. Dengan softcase gitar yang sesuai, gitar pun jadi lebih aman jika dibawa-bawa.

  • Pilih Softcase yang Sesuai dengan Ukuran Gitar. Jangan sampai kesempitan atau juga kebesaran. Jika terlalu besar menyebabkan gitar bergeser yang akan mengakibatkan rusaknya gitar. Sementara, kalau kesempitan gitarnya enggak bisa dibungkus, dan sudah pasti rawan terkena benturan.
  • Pilih Softcase Gitar yang Punya Banyak Tali. Maksudnya memiliki banyak tali, kamu akan memiliki banyak alternatif pilihan untuk membawanya. Jika terdapat tali bahu, tas bisa dibawa dengan disampirkan pada satu bahu. Jika ada model dua tali maka akan mudah dibawa layaknya tas ransel. Selanjutnya, apabila softcase memiliki tali disamping maka ada pilihan untuk dibawa dengan dijinjing.
  • Pilih softcase gitar yang ada saku tambahan. Softcase gitar yang punya banyak saku akan memudahkan kamu untuk menyimpan beberapa aksesoris lain terkait gitar. Bisa saja kamu menaruh kabel jack, lap pembersih, senar gitar cadangan, atau alat-alat lainnya. Bila tidak ada saku atau kantung tambahan, kamu diharuskan memiliki wadah lain untuk membawa aksesoris gitar tersebut. Artinya, akan menambah kesulitan kamu saat akan membawa gitar kesayangan. Pilih saja yang praktis.

Itu tadi beberapa tips untuk memilih softcase gitar yang tepat untuk alat musik gitar kamu. Kamu juga bisa cari referensi lewat Soundfren, kamu bisa tanya-tanya dengan posting status di aplikasi.

Kenali Beberapa Merk Cajon Terbaik Sebelum Membelinya

Fren, belakangan ini lagi cari-cari merk cajon untuk kamu beli? Perhatikan dulu beberapa hal sebelum membeli cajon dan kenali beberapa cajon dengan merk terbaik.

Sebelum membeli cajon, pastikan dulu kamu tahu apa yang akan kamu beli sesuai dengan kebutuhan kamu. Apalagi bila kamu adalah pemain pemula, memilih cajon gampang-gampang sulit, tapi bukan berarti memilihnya secara sembarangan.

Agar kamu tidak salah dalam memilih cajon, ada beberapa cara sebelum kamu memutuskan untuk membelinya. Pertama, pilih cajon dengan bahan kayu yang berkualitas baik. Kedua, jangan sungkan untuk mengetes kualitas suara sebelum kamu membelinya. Lalu yang terakhir pilih dan beli disesuaikan dengan kebutuhan bermusik kamu.

  • Cajon Meinl Percussion SUBCAJ5WN
    • Cajon Meinl Percussion SUBCAJ5WN secara unik dibuat untuk memberikan frekuensi rendah dengan menghasilkan suara yang tajam dan dalam. Berukuran panjang 13,75 inci, lebar 13,5 inci, dan tinggi 19,75 inci. Struktur yang dalam dan lebar menghasilkan nada rendah yang menyenangkan. Suara bass yang kuat dibuat dan diarahkan melalui port depan dengan bantuan bagian internal refleks. Gaya port depan ini telah menggantikan gaya belakang yang lama dan memberikan kombinasi nada bass yang luar biasa.
    • Sudut atas pelat depan juga dapat disesuaikan untuk meningkatkan nada. Dirancang dengan indah, instrumen menakjubkan ini memiliki pelat depan kenari. Hal ini dikenal sangat sensitif terhadap gulungan jari ringan dan memungkinkan berbagai macam dinamika untuk dinikmati. Tubuh beresonansi terbuat dari MDF padat dan memiliki struktur yang kuat dengan kaki karet.
  • Cajon Schlagwerk CP404-BLK 2 in One Black Edition
    • Schlagwerk adalah nama yang dikenal menyediakan cajon luar biasa yang dibuat di Jerman. Schlagwerk memiliki sejarah besar lebih dari 25 tahun dan menyediakan instrumen perkusi standar profesional. CP404 memiliki konstruksi yang luar biasa dan termasuk integrasi teknologi spiral di dalam kotak dan memiliki hingga 40 jerat. Spiral diposisikan sedemikian rupa sehingga ketika pemain menyentuh permukaan, jerat di dalam bergetar dengan cara tertentu dan memberikan suara yang terdengar modern
    • Ukurannya besar dan dimensinya 11,8 inci, lebar 11,8 inci, dan tinggi 19,7 inci. Berat total cajon ini adalah 10,50 kilogram, dengan pilihan warna yang menarik. Bahan manufaktur adalah beachwood dan birch. Pelat depan berisi beachwood dan struktur tubuh kotak resonansi terbuat dari delapan lapisan birch. Semua sisi dan sudutnya sangat halus. Yang ini dibuat untuk memberikan suara berkualitas tinggi dan itu memang instrumen yang luar biasa.
  • Cajon Meinl Percussion HCAJ1NT
    • Meinl Percussion HCAJ1NT dibuat untuk memberikan suara klasik dari cajon dengan harga terjangkau. Cajon ini memiliki konstruksi yang kuat dengan pelat depan terbuat dari kayu pohon ek merah. Sudut-sudut bagian atas dapat disesuaikan dan memiliki efek mendesis yang dapat disesuaikan. Untuk mencoba variasi berbeda dari suara yang dihasilkan dengan memukul sudut, kamu dapat menyesuaikan sekrup sudut atas sebagai jarak antara tubuh cajon dan permukaan bermain, dan ditingkatkan atau dikurangi dengan mengendurkan atau mengencangkan sekrup.
    • Cajon ini juga memiliki kaki karet berkualitas baik. Ini adalah salah satu opsi yang paling tepat untuk digunakan di semua jenis pengaturan studio atau live, dan memberikan suara bass dan snare yang menakjubkan. Cajon inidikenal sangat responsif. Permukaan berisi 2 zona suara snare dan bass yang berbeda. HCAJ1NT memiliki port suara di bagian belakang tubuh resonansi. Port ini membiarkan udara keluar saat kamu memainkannya. Tempat ini juga dapat digunakan untuk memperkuat suara dengan menempatkan mikrofon. Tubuh dari kayu karet membantu dalam menghasilkan nada fantastis dengan kualitas yang hebat dan memberikan pengalaman yang menakjubkan kepada pemain. Musisi dari semua tingkatan dapat menggunakannya.
  • Cajon Meinl Percussion JC50LBNT Birch Wood Compact Jam
    • Cajon ini memiliki dimensi panjangnya 10,25 inci, lebar 10,25, dan tinggi 15 inci. Berat total hanya 5 pon. Kecil dan ringan, portabel, mudah dibawa dan mudah digunakan. Konstruksi yang kokoh membuatnya menjadi instrumen yang tahan lama. Cajon ini sepenuhnya terbuat dari birchwood berkualitas tinggi. Juga mengintegrasikan kawat jerat tetap dan menghasilkan efek snare yang sangat baik. Instrumen ini memberikan kinerja yang patut dipuji dengan suara ketukan yang indah dan bass yang dalam.
    • Dibuat di Eropa, pemain dapat menghasilkan backbeat yang dalam dan berbagai suara ketukan dengan mengubah jarak antara wajah depan dan kotak beresonansi. Penyesuaian semacam ini dapat dilakukan dengan bantuan obeng dengan mengencangkan / menghilangkan sekrup yang terletak di sudut pelat depan di bagian atas. Memainkannya di dekat pusat suara menghasilkan frekuensi rendah, sementara ketika cajon dipukul di sudut di bagian atas, itu menghasilkan ketukan suara dari frekuensi tinggi. Cajon Ini dirancang untuk menghasilkan suara yang kaya dan cocok dengan gaya musik apa pun.
  • Cajon LP Americana Groove Wire Cajon LP1427
    • Perusahaan Latin Percussion juga dikenal sebagai LP adalah merek dengan reputasi baik yang menawarkan instrumen perkusi yang luar biasa dari segi kualitas. LP Americana Groove Wire Cajon LP1427 adalah salah satu yang terbaik dan dibuat di Amerika Serikat. Dimensinya adalah Panjang 10,3 inci, lebar 11 inci, dan tinggi 18,5 inci. Dibuat dengan 11 ply Baltic birch, cajon ini memiliki tubuh yang diproduksi dengan baik dan pelat depan terbuat dari Birch. Kaki karet dasar juga ditambahkan untuk meningkatkan stabilitas dan kenyamanan.
    • Sudut-sudutnya bulat dan halus, menambah permainan yang nyaman. Seri cajon ini telah meningkatkan resonansi dan respons yang efisien. Paling tepat digunakan saat drum kit tidak tersedia. Cajon ini juga dilengkapi kabel jerat internal yang tetap dan memberikan suara yang tajam dan pelat depan dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan kamu.
    • Sangat cocok untuk dimainkan dengan musik Pop, Polka, jazz dan gaya musik lainnya. Cajon ini memberikan nada woody klasik dan respon yang kredibel. Kamu dapat menggunakannya untuk menambahkan sentuhan unik dan memiliki pengalaman musik yang tak tertandingi. LP 1427 terkenal dengan daya tahan tinggi dan memiliki konstruksi yang kuat.

Itu tadi berbagai merek cajon terbaik yang bisa kamu pilih dan beli untuk kamu mainkan. Banyak juga merek cajon lainnya yang mungkin bisa kamu jadikan alternatif, tinggal sesuaikan dengan budget dan kebutuhan kamu, Fren! Kamu bisa cari-cari cajon lewat menu “Sell and Buy” di aplikasi Soundfren. Kalau kamu masih bingung, kamu juga bisa nanya-nanya ke para pengguna Soundfren cukup dengan posting status aja, Fren!

#BikinJalanLo Versi Rangga Pranendra

“Kedepannya saya berharap bersama Soundfren akan lebih banyak lagi orang yang mendengar karya-karya ciptaan saya – Rangga Pranendra”

Saat masih duduk di bangku sekolah dasar, Rangga Pranendra telah menunjukkan ketertarikannya pada musik. Awalnya ia melihat teman sekelasnya yang kini telah menjadi musisi, Dimas Wibisana sedang mengisi acara di sekolah. Rangga kemudian mulai belajar musik bersama Dimas dengan harapan bisa ikut manggung. Setiap pulang sekolah, Rangga mempelajari hal-hal tentang musik di rumah Dimas. Dimulai dengan belajar memetik gitar hingga berlatih vokal. 

Kerja keras Rangga sedari berseragam putih merah berbuah hasil, kini ia telah memiliki single dan tampil di berbagai panggung. Bahkan belum lama ini, video musik miliknya telah tayang di UseeTV dan UseeTV GO lewat program “Indie Air”.

Rangga yang baru saja merilis single bertajuk “Manis Berbahaya” mengaku jika musik-musiknya banyak dipengaruhi oleh L’Arc-en-Ciel dan Sheila on 7. 

Rangga yang telah mengarungi musik sejak kecil mengalami beberapa momen-momen yang tak bisa lupakan dan akan terus diingat sebagai bagian dari jalan bermusiknya. Ada masa di mana hidup Rangga didedikasikan terhadap sebuah idol group lokal kecintaannya, JKT48. Saking berdedikasinya, lagu-lagu yang ia buat tidak lepas dari elemen mereka. Alhasil, sampai sekarang nama Rangga Pranendra tidak bisa lepas dari embel-embel JKT48. Kecanggihan teknologi membuat Rangga semakin mudah mengakses segala hal tentang idolanya yang kemudian dijadikan sumber inspirasi.

Bicara tentang musik dan teknologi, selain mempermudahnya mencari inspirasi, Rangga merasa sangat terbantu dengan teknologi yang bersinggungan dengan musik seperti platform digital yang memudahkan lagu-lagu karyanya untuk sampai ke telinga para pendengar bahkan ke orang-orang yang tidak ia kenal. Salah satu platform yang ia manfaatkan adalah layanan streaming musik dan juga tentunya Soundfren.

Kehadiran Soundfren membantu Rangga untuk meraih impiannya di industri musik. Walau masih terhitung sebagai pengguna baru, namun Rangga telah merasakan manfaat kehadiran Soundfren salah satunya adalah dengan terpilih untuk meramaikan program “Indie Air”. Rangga berharap bersama Soundfren akan semakin banyak orang yang mendengar lagu-lagu yang ia ciptakan.

Tips Membeli Ukulele

Emang paling bener kalo lagi #DiRumahAja itu ngulik-ngulik musik yang kamu suka, nggak terbatas apapun alat musiknya, salah satunya ukulele, Fren! Nah, buat kamu yang lagi cari-cari ukulele, perhatikan juga beberapa hal sebelum membeli ukulele.

  • Ukulele yang berkualitas biasanya terbuat dari kayu sengon dan mahoni. Lalu pada bagian kepalanya terdapat dolphin gold plate dengan tambahan string aquila, yang akan memberikan nada indah saat dipetik. Kamu juga bisa memilih warna ukulele sesuai dengan seleramu. Agar kamu lebih bersemangat saat belajar, dan juga lebih percaya diri saat menggunakannya.
  • Ukulele 4 senar ukuran mini biasanya terduat dari kombinasi kayu berkualitas pada bagian bodinya. Bagian atas terbuat dari kayu meranti dan bagian dalam dari kayu sengon. Senarnya menggunakan senar nilon yang menghasilkan suara bening dan senarnya tidak mudah putus.
  • Ukulele model terbaru merupakan gitar kecil dengan 4 senar dan bodi bagian atas terbuat dari plywood sedangkan bagian dalam dari kayu meranti. Pada putaran stemnya biasanya terbuat dari kayu sengon. Meskipun ukurannya kecil, suara yang dihasilkan sangat indah karena menggunakan senar nilon berkualitas.

Nah, itu dia beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan saat mau beli ukulele. Kamu juga bisa cari referensi ukulele yang oke dengan nanya-nanya temen-temen di aplikasi Soundfren.

Semoga kamu berhasil menemukan ukulele idaman ya!

Tips Memilih Bass yang Tepat

Fren, buat kamu yang mau membeli bass, perhatikan dahulu beberapa hal sebagai pertimbangan kamu. Jangan lupa untuk tanya-tanya teman dan rajin cek review di internet!

  • Sesuaikan dengan Kebutuhan

Menyesuaikan dengan kebutuhan  di sini maksudnya adalah jangan asal beli bass berdasarkan harga yang mahal atau nggak modal alias terlalu murah juga, Fren. Tapi pilihlah bass sesuai dengan karakter musik yang kamu mainkan. Pikirkan juga segi kenyamanannya dari segi neck, body, dll.

  • Kenali Bahan Pembuatannya

Tentu saja untuk mengetahui ketahanan terhadap perubahan cuaca dan suara yang dihasilkan. Karena, terkadang ada gitar bass yang bagian body and neck menggunakan kayu yang berbeda. Kayu yang berbeda, suara yang dihasilkan juga berbeda. Jadi, dalam hal ini harus jeli dalam melihat serat dan warnanya.

  • Rajin Cek Review

Zaman sekarang, kalau mau beli sesuatu kita punya banyak opsi untuk cari-cari review-nya dulu di internet. Untuk itu, jangan buru-buru mengambil keputusan, cek review dari berbagai sumber agar kamu semakin yakin.

  • Perhatikan Fret & Bridge

Dalam hal fret, membutuhkan kejelian. Karena, fret terlihat sama dan cuman dari segi warna yang membedakan. Fret berkualitas rendah mudah terkikis oleh senar. Yang efeknya, ketika mulai memainkan gitar bass (senar ditekan), bisa membuat senar bertabrakan dengan fret di depannya. Kemudian pilihlah gitar bass dengan bridge yang terlihat mudah untuk memasang dan melepas senar. Lebih baiknya, cari gitar bass yang nggak perlu memasukkan senar melalui lubang bawah supaya ketika memasang dan melepas senar lebih mudah.

  • Tentukan Jenis Pick-Up

Pick-up adalah komponen penting dalam gitar bass. Karena, berguna untuk mengubah sinyal analog ke digital. Sampai terbitnya tulisan ini ada dua jenis pick-up yang umum digunakan, yaitu magnetic dan piezoelectric. Dan pick-up yang paling sering digunakan adalah pick-up magnetik.

Dan pick-up magnetik, sampai terbitnya tulisan ini ada tiga, yaitu single coil, dual coil (humbucker) dan soapbar. Suara yang dihasilkan single coil terdengar cerah dan jernih, dual coil (humbucker) suaranya lebih fat and rich (karena untuk menghilangkan buss / hum / noise yang ada di single coil). Dan soapbar, suara yang dihasilkan terdengar acak.

Ada juga pick-up aktif dan pasif. Bedanya adalah yang aktif menggunakan baterai, sedangkan yang pasif nggak. Pick-up aktif bisa dikontrol, karena bisa untuk cut and boost. Dan cara mengontrolnya tergantung pada pre-amp yang dipasang pada pick-up.

Nah, gimana udah dapet pencerahan mengenai bass mana yang mau kamu pilih? Kamu juga bisa masukan dari teman-teman di Soundfren dengan posting status di aplikasi!

#BikinJalanLo Versi Pale Skies


“Soundfren telah memberikan dampak positif untuk karir bermusik kami, banyak pendengar yang tahu karya kami dari sini – Pale Skies”

Ketertarikan pada dunia musik dan ingin memberikan warna baru untuk band duo menjadi awal mula Pale Skies hadir di industri musik tanah air. Keseriusan Miftah Bravenda dan Lingga Salaga mengulik lagu telah melahirkan single perdana yang kemudian diberi judul “Larung Memori”.  Duo yang terbentuk di tahun 2019 ini juga sering menyanyikan dan mengaransemen ulang lagu karya musisi lokal maupun internasional seperti salah satu lagu milik Cigarettes After Sex yang berjudul “Nothing’s Gonna Hurt You Baby”.

Dalam proses pembuatan lagu, ada banyak proses yang terjadi di dalamnya. Hal ini menjadikan Pale Skies menyadari bahwa dalam bermusik harus memiliki banyak elemen yang disiapkan, baik segi produksi maupun promosi. Untuk musisi independen hal ini menjadi sebuah tantangan yang besar.

Salah satu cara duo ambient pop ini menjawab tantangan di dunia musik adalah dengan memanfaatkan teknologi yang kian canggih, baik untuk produksi maupun promosi karya. Tak terkecuali, duo yang terinspirasi dari Cigarettes After Sex dan The Trees and The Wild ini menjadikan Soundfren sebagai jalan untuk berkarya di industri musik.

Aplikasinya yang mudah digunakan membuat Pale Skies semakin nyaman menikmati fitur-fitur yang ditawarkan Soundfren. Bergabung menjadi pengguna Soundfren membuat duo yang dimotori Miftah Bravenda dan Lingga Salaga ini mengalami perkembangan yang positif. Banyak pendengar yang mengetahui karya-karya Pale Skies dari Soundfren.

Pale Skies berharap agar Soundfren bisa menjadi wadah bagi musisi independen yang baru memulai karier maupun yang ingin terus melebarkan kariernya. Selain itu, baik Soundfren maupun Pale Skies bisa memberikan pengaruh positif untuk dunia musik tanah air.

Tips Mendapatkan Hasil Rekaman yang Jernih

Biar lagi di fase #StayAtHome, tapi jangan sampai nggak produktif, Fren! Musik harus jalan terus. Setuju? Bahkan ini adalah saat yang tepat untuk kamu merekam banyak materi. Eits, tapi perhatikan juga gimana caranya mendapatkan hasil rekaman yang jernih. Soundfren punya tips nih supaya hasil rekamanmu jernih.

  1. Temukan Ruangan yang Tepat. Pilihlah  ruangan yang bisa membuat kalian bekerja dengan nyaman, Fren.  Lalu, pilih  ruangan yang tidak menggunakan alas atau lantai kayu karena lantai kayu akan dengan mudah memantulkan suara. Akan lebih baik jika di dalam ruangan kamu terdapat karpet, karena dapat menyerap sebagian suara, sehingga akan mengurangi suara yang mungkin dapat dipantulkan.
  2. Setting Ruangan
    • Kalau tembok ruangan kamu terbuat dari beton, letakkan dua atau 3 busa di sekitar tembok tempat kita melakukan rekaman. Hal itu akan membantu mengurangi efek bising dari suara yang dihasilkan.
    • Saat kalian sudah berada di dalam ruangan tersebut namun masih mendengar suara dari luar ruangan, maka kalian perlu menutup celah pada pintu dengan menggunakan handuk atau selimut.
    • Jika ruangan yang kalian gunakan belum menggunakan karpet maka kalian bisa melerakkan kain atau selimut tebal dibagian bawah atua lantai. Hal itu juga dapat mengurangi efek pantulan suara pada mikrofon.
  3. Siapkan Alat Perekam. Siapkan alat perekam yang kamu butuhkan, seperti mikrofon dengan popping shield. Selain itu pilihlah software rekaman dengan interface yang friendly untuk kamu. Lalu setelah itu mulailah merekam.
  4. Setelah selesai merekam, dengar kembali hasil rekaman. Dengan mendengarkan kembali hasil rekaman, kamu akan mengetahui letak salah ataupun beberapa hal yang menurut kamu belum memuaskan. Catatlah semua hal itu poin demi poin untuk segera kamu revisi dan ulang kembali sampai kamu merasa puas.

Nah, gimana Fren sudah siap rekam hasil karya kamu? Kalau udah beres jangan lupa untuk dishare di Soundfren ya!

Stay at Home, Draw and Win!

Berkarya bisa dimana saja, termasuk di rumah. Saat wabah COVID-19 melanda, segala kegiatan kreatif pun terbatas. Ini dia solusi agar kalian tidak mati gaya di rumah, Ballads of The Cliche berkolaborasi bersama Soundfren mengadakan “Stay at Home and Draw!”. Tertarik? Simak dulu informasi detailnya : 

Berhadiah Rp 1.000.000 untuk 1 (satu) pemenang. Temanya apa sih? Step Out and Dance!

Implementasikan single terbaru Ballads of The Cliche “Step Out and Dance!” ke dalam gambar (desain, ilustrasi maupun foto). Single tersebut dapat kalian dengarkan disini. 

Siapa yang boleh ikutan? Semua boleh ikutan, asalkan follow IG @balladsofthecliche dan @soundfren dan mempunyai akun Soundfren.

Karya apa saja yang bisa diikutkan? Segala format gambar tidak bergerak seperti desain, tipografi, ilustrasi, maupun foto dan bisa diaplikasikan ke dalam media kaos/ t-shirt.

Gimana mekanisme kontesnya?

  • Download aplikasi Soundfren di Apps Store atau Play Store
  • Buat akun Soundfren
  • Buka tab “Profile” lalu buka menu “Works” dan pilih “Add My Works” dengan karya visual buatanmu
  • Buka tab “Explore” dan pilih menu “Submission”
  • Pilih “Stay at Home and Draw!”
  • Baca syarat dan ketentuan, lalu klik “Join Submission”
  • Isi form, lalu klik “Submit”

Ketentuan :

  • Peserta dapat mengirimkan lebih dari satu karya
  • Periode kontes dari 19 Maret hingga 02 April 2020 dan diumumkan 09 April 2020 via media sosial Ballads of The Cliche dan Soundfren
  • Konten gambar tidak boleh mengandung unsur kekerasan, penggunaan obat-obatan terlarang, konten/aktifitas seksual, Politik, SARA atau terkesan menyinggung/menjelek-jelekkan pihak manapun.
  • Pihak penyelenggara tidak bertanggung jawab jika ada pihak-pihak yang melakukan klaim atas teks, gambar, maupun hal-hal yang dijadikan konten gambar dan diunggah oleh para peserta.
  • Penyelenggara memiliki hak untuk mengubah syarat dan ketentuan jika dianggap diperlukan, tanpa perlu ada pemberitahuan terlebih dahulu.
  • Gambar dan segala informasi yang telah diunggah oleh peserta, sepenuhnya menjadi milik Soundfren, yang selanjutnya dapat dipergunakan sebagai iklan, event khusus, termasuk promosi penjualan, serta dapat dipasang di akun resmi media sosial milik penyelenggara.
  • Kontes ini tidak dipungut biaya apapun.
  • Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat
  • Pemenang terpilih akan dihubungi langsung oleh pihak Soundfren. Apabila pemenang yang terpilih tidak dapat dihubungi dan/atau tidak mengirimkan konfirmasi dalam 7 x 24 jam setelah pengumuman, pemenang akan dianggap gugur tanpa pemberitahuan.

#BikinJalanLo Versi Allson Siringo

“Saya bisa mendapatkan sesi mentoring menulis lagu sekaligus rekaman di program BERISIK lewat Soundfren – Allson Siringo”

Sejak duduk di bangku sekolah dasar, Allson Siringo dan musik sudah menjadi bagian tak terpisahkan. Allson mulai belajar memetik gitar dan mempelajari lagu-lagu karya musisi idolanya seperti Gun’s n Roses, Mr.Big, Last Child, Virgoun, Blink-182, Naif, Avenged Sevenfold, dan banyak lagi.

Menekuni musik sejak belia, tentunya jalan yang Allson tempuh tak selalu mulus. Cerita pahit dan manis selalu menghiasi karir bermusiknya. Ada banyak pula pencapaian yang telah ia raih di industri ini. Ia pernah diundang mengisi acara kampus, masuk playlist streaming musik, dan ia juga pernah mengisi salah satu rubrik di majalah kampus.

Dengan didukung oleh perkembangan teknologi di industri musik yang semakin melesat maju, membuat Allson menjadi lebih mudah mencari  mencari relasi dengan musisi dan mempromosikan karyanya. Salah satu cara yang ia tempuh untuk mendapatkan banyak relasi di dunia musik adalah dengan memanfaatkan aplikasi Soundfren. Di Soundfren, Allson bisa memperluas relasi bermusiknya serta mengikuti berbagai submisi yang ada.

Allson sudah banyak menciptakan lagu dengan genre Alternative Rock salah satunya single yang sudah dirilis bertajuk “Kembali.” Keahlian Allson dalam menulis lagu semakin terasah saat ia terpilih menjadi musisi terpilih program “BERISIK (Belajar Karir di Musik) Eps.1. Ia bersama dua musisi terpilih lainnya mendapatkan sesi mentoring menulis lagu sekaligus rekaman bersama produser musik Estu Pradhana dan solois Gabriel Mayo. Sesuatu yang belum pernah Allson dapatkan sebelum bergabung di Soundfren.

Sejauh ini, Allson sangat puas bergabung di Soundfren. Ia bisa mendapatkan job manggung dengan mengikuti submisi di aplikasi Soundfren. Hal yang paling ia sukai jika karya musiknya dikurasi dan lolos submisi.

#BikinJalanLo Versi Dimas Pamungkas (Vokalis Frekuensi)

“Soundfren paham betul apa masalah yang harus kami hadapi. Kehadiran Soundfren benar-benar menjadi solusi untuk memperluas publikasi dan relasi kami di dunia musik – Dimas Pamungkas”

Sebelum terjun ke dunia musik, Dimas Pamungkas adalah seorang karyawan dengan rutinitas yang menurutnya kurang menarik. Langkah berani ia ambil saat memutuskan untuk mengundurkan diri dari tempatnya bekerja dan mulai mengikuti apa kata hatinya yaitu bermusik. Dimas meninggalkan zona nyamannya dan mulai menyusun jalan hidup yang banyak orang ragukan kesuksesannya, tapi hal ini justru membuat Dimas senang karena bisa berbagi cerita dan mungkin dapat bermanfaat bagi orang lain lewat energi positif yang ia salurkan lewat lagu ciptaannya.

Setelah fokus di dunia musik, Dimas bersama grup musik Frekuensi telah banyak melahirkan karya lagu beraliran pop. Namun sayangnya, mereka belum begitu paham bagaimana cara menyebarluaskan karya agar dapat dinikmati semua orang. Di tengah kendala mereka dalam publikasi, Soundfren datang membawa solusi. Bagi Dimas, Soundfren paham betul apa masalah yang tengah hadapi sebagai band indie, yaitu relasi & publikasi. Kehadiran Soundfren benar-benar menjadi solusi untuk memperluas publikasi dan relasi Frekuensi di dunia musik. 

Soundfren sebagai salah satu wadah yang lahir dari kemajuan teknologi membawa Frekuensi lebih mudah dalam menghadapi tantangan di industri musik. Mereka semakin siap menghadapi perkembangan di dunia musik. Meski demikian perkembangan teknologi diibaratkan seperti dua sisi mata pisau, bisa sangat membantu tapi juga disisi lain dapat merugikan. Teknologi sangat membantu dalam hal publikasi, namun juga cukup merugikan jika pembajakan musik dengan memanfaatkan perkembangan teknologi terus terjadi.

Bergabungnya Dimas bersama Frekuensi di Soundfren telah membawa angin segar bagi karir bermusik mereka. Penggemar dari Stars & Rabbit dan Sheila On 7 ini merasakan kecepatan Soundfren dalam merespon keluhan dan masalah band-band indie seperti respon terhadap relasi dan publikasi.

Dimas merasa bahwa ia sangat merasa terbantu dengan hadirnya Soundfren, Frekuensi jadi tahu apa yang harus dilakukan setelah memproduksi sebuah karya lagu dan bagaimana menampilkan pesan lewat lagu kepada orang banyak. Ini merupakan suatu kepuasan bagi musisi indie seperti Frekuensi.

Soundfren juga telah memberikan peluang kepada Frekuensi lewat submisi Indie Air. Berkat submisi yang diikuti, band yang hits dengan single  “Bungkam” ini bisa tampil di program Indie Air yang tayang di UseeTV.

Dimas berharap Soundfren bisa terus membantu mewadahi untuk para pelaku musisi indie. Kemudian, untuk kedepannya mudah-mudahan lebih banyak kerja sama yang dilakukan Soundfren dengan acara-acara musik agar  tentunya dapat memberikan banyak kesempatan berkarya kepada para musisi indie.