#BikinJalanLo Versi Andreas Sinaga


“Kini koneksi bermusik saya semakin luas dan video klip saya bisa tayang di Indie Air, UseeTV – Andreas Sinaga”

Darah seni yang mengalir pada diri Andreas Sinaga menjadikannya seorang musisi. Lahir dari orang tua musisi dan sering melihat para musikus tampil membuat Andreas mengambil jalan untuk berkarir di dunia musik.

Selama menjalani karir di industri musik, penggemar dari Stevie Wonder dan Tulus ini selalu berusaha menarik perhatian di depan khalayak ramai. Baginya, ini merupakan awal untuk membuat cerita menarik dalam karir bermusiknya. Andreas juga berkeyakinan ia mampu membawa hal baru dalam musik. Hal ini ia buktikan dengan merilis beberapa single di antaranya “Hadirat Rasa”, “InKromatik”, dan Pemilik Kisah”.

Sadar jika bakat saja tak cukup untuk membuatnya sukses di industri ini, Andreas terus memperdalam wawasannya. Belajar berimprovisasi dengan alat-alat musik dan memanfaatkan kecanggihan teknologi yang semakin maju adalah langkah yang ia lakukan sejauh ini untuk menghadapi kerasnya dunia musik.

Setiap hari, penyanyi sekaligus penulis lagu ini selalu mengeksplorasi hal-hal baru salah satunya adalah dengan mencoba bergabung di Soundfren. Kecepatan arus informasi di era teknologi yang kian maju membawa Andreas mengenal Soundfren dan menjelajahi semua fitur di dalamnya. Hingga akhirnya, video klip terbarunya “Hadirat Rasa” disaksikan jutaan penonton usai tayang di Indie Air UseeTV dan dapat disaksikan ulang via aplikasi UseeTV GO.

Selain memberikan kesempatan untuk tampil, Soundfren juga telah membuat koneksi bermusik Andreas semakin luas dan membuat suasana dalam sosialisasi bermusik lebih menarik. Andreas berharap agar Soundfren selalu memberi hal baru dan hal yang baik untuk para pengguna setianya.

#BikinJalanLo Versi Candra “Peraukertas”


“Gue dapat banyak kesempatan manggung dan koneksi antar sesama pelaku musik setelah menjadi user Soundfren – Candra Peraukertas”

Sering mendengarkan karya hits sejumlah musisi baik dalam maupun luar negeri menjadi awal perkenalan Candra Riadiyanto dengan musik. Menyaksikan musisi-musisi seperti MR. BIG, Sheila on 7, GN’R hingga Jared Leto membuat Candra tertarik mendalami dunia musik. Candra juga mulai mempelajari alat musik gitar yang kemudian menjadikannya sebagai gitaris grup musik Peraukertas.

Rasa ingin tahu Candra akan musik membuatnya terus mengasah kemampuan dan menambah pengetahuannya akan dunia yang membesarkan namanya ini. Selain aktif di depan panggung, Candra juga terlibat di balik layar sebagai seorang arranger sekaligus produser musik. Banyak karya telah lahir baik bersama band atau sebagai solo. Beberapa lagu yang telah dirilis antara lain “Aurora”, “Terang Bersulam”, dan “Merah Membiru”.

Teknologi yang semakin berkembang di industri musik tak dipungkiri mempengaruhi karir bermusik Candra. Menurutnya, dengan kecanggihan teknologi seperti sekarang ini semua orang bisa memilih musik apa yang mereka ingin dengarkan, berbeda dengan zaman dulu dimana televisi dan radio yang mengatur jenis musik yang akan diputar. Kebebasan dalam mendengarkan musik membuat Candra semakin banyak mendapatkan inspirasi untuk membuat karya.

Selain menjadi sumber inspirasi, kecanggihan dunia musik di era digital ini dimanfaatkan Candra untuk menambah jam terbang dan mempromosikan karya-karyanya. Soundfren menjadi pilihan Candra untuk melancarkan karir bermusiknya. Dengan bergabung menjadi pengguna Soundfren, ia berharap bisa mendapatkan kesempatan manggung. Harapan itu akhirnya menjadi nyata, Candra bersama Peraukertas beberapa kali terpilih untuk tampil di acara-acara yang bekerjasama dengan Soundfren seperti “Malam Sapu Gundah”, “PQ Race Showcase”, dan beberapa gig di tanah air.

Sebagai pengguna aktif, Candra berharap Soundfren untuk terus berinovasi tanpa henti. Ia juga ingin ke depannya Soundfren menjadi pilihan utama untuk pelaku industri musik dari sektor yang beragam.

#BikinJalanLo Versi Ardhy Saputro

“Berkat Soundfren, karir musik Saya juga semakin menanjak dan jadi lebih dikenal orang – Ardhy Saputro”

Musik bukan merupakan pekerjaan utama dari seorang Ardhy Saputro, namun musik telah membuatnya jatuh cinta dan menjadi salah salah satu hobi yang menghasilkan. Keisengennya membuat remix hingga flip remix membuahkan satu track perdana yang kini sudah bisa didengar banyak orang. Kini Ardy menjadi lebih sering mengeksplorasi kemampuan bermusiknya disela kesibukan sehari-hari.

Martin Garrix, Avicii, Dipha Barus, Hindia adalah deretan nama musisi yang menjadi panutannya dalam bermusik. Beberapa pertemuan dengan sang idola dan teman-teman di industri musik telah membuat Ardhy semakin mencintai musik. Musik juga yang membuat Ardhy mendapatkan apresiasi, salah satunya lewat pencapaiannya di kontes remix yang diadakan sebuah label ternama dari Belanda. Saat itu Ardhy menempati urutan 22 dari ribuan kontestan yang berpartisipasi. 

Keseriusan Ardhy akan hobi bermusiknya ini semakin ia buktikan dengan terus mengikuti tren teknologi yang ada di bidang musik. Tak terkecuali dengan gabung di Soundfren. Ardhy sangat tertarik untuk mencoba beragam fitur di dalam aplikasi. Bahkan ia juga rajin mengikuti kegiatan tatap muka yang diadakan Soundfren seperti acara Soundfren Meet Up.

Dengan bergabungnya Ardhy di Soundfren, ia mendapatkan kesan yang sangat positif. Jalan karirnya bisa dibilang semakin menanjak. Bahkan kehadirannya di beberapa acara Soundfren membuat musisi asal Jakarta ini bisa bertemu dengan musisi idola hingga berkolaborasi dengan beberapa pengguna Soundfren yang lain dan menciptakan sebuah karya baru. Ardhy berharap, musiknya bisa semakin dikenal oleh masyarakat luas dan semakin mudah untuk berkolaborasi dengan teman-teman musisi di era digital seperti ini.

Ardhy pun menaruh segenggam harap untuk Soundfren. Ia ingin Soundfren semakin banyak penggunanya dan bisa mengembangkan label atau sub label rekaman. Karena kenyataan sekarang adalah banyak musisi lokal yang berusaha mengirimkan karyanya ke pihak label dan tak sedikit dari mereka yang mendapat penolakan. Tak lupa Ardhy juga mengingatkan kepada kita semua untuk menjaga diri di tengah pandemi ini. 

Beli Tiket Archipelago Festival di Soundfren dan Dapatkan Harga Spesial

Selama dua tahun terakhir, Archipelago Festival berhasil menggelar lebih dari 50 topik panel diskusi dan mendatangkan berbagai nama besar sebagai pembicara – mulai dari legenda Dangdut Rhoma Irama, bos label UK Simon Raymonde, virtuoso Pop Guruh Sukarno Putra hingga sosok visioner almarhum Yockie Suryo Prayogo. Dari sisi penampilan musik, AF menjembatani audiens musik Indonesia dengan puluhan aksi grup musik dari Inggris, Asia Tenggara juga grup-grup /emerging/Nusantara.

Salah satu DNA kental dari perhelatan ini adalah strategi kolaborasi dan kemitraan. Sejak awal, Archipelago Festival mencanangkan program kemitraan yang berintegritas – baik itu dengan lembaga non-profit internasional seperti British Council, festival musik Synchronize Festival, kolektif kreatif Satu Collective hingga solois lokal seperti Tulus.

Tahun ini Archipelago Festival fokus di tiga topik besar: Media, Monetisasi dan Networking. Pada tahun ketiganya, kami menampilkan Sarah Sechan, Eros Djarot, Christine Hakim dan Ariel NOAH sebagai pembicara utama. Untuk showcase, Archipelago bermitra dengan empat showcase partners, lebih dari 20 band.

Pastikan kamu tidak melewatkan gelaran Archipelago Festival yang diadakan di Kinosaurus, Aksara Complex Jakarta, 12 & 13 Oktober 2019. Kamu bisa membeli tiket untuk Conference Session lewat aplikasi Soundfren. Dapatkan diskon 20% untuk setiap pembelian tiket melalui aplikasi.

Cara melakukan pembelian tiket lewat aplikasi Soundfren:

  • Download aplikasi Soundfren di Play Store dan App Store.
  • Register untuk yang belum punya ID Soundfren atau langsung login bagi kamu pengguna aktif.
  • Buka menu Explore, kemudian cari event Archipelago Festival.
  • Pilih berapa banyak tiket yang ingin kamu beli dan silahkan lakukan pembayaran.

Harga Tiket: Rp. 150.000/tiket.

Harga Spesial Pengguna Soundfren: Rp. 120.000/tiket.

*Tiket berlaku untuk Conference Session (Day 2), untuk Showcase Session (Day 1) kamu bisa menikmati rangkaian acara dengan tanpa dipungut biaya.

Segera beli tiket lewat aplikasi Soundfren karena persediaan terbatas Fren!

Menangkan Kesempatan Tampil Langsung di DILo Hackathon Festival 2019


DILo Hackathon Festival merupakan kompetisi bergengsi tahunan dari Digital Innovation Lounge. Dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan RI yang ke-74, Dilo Hackathon Festival kembali digelar dengan mengangkat tema “Digitalizing Indonesia”. DILo Hackathon Festival mengajak kamu semua untuk ikut serta didalamnya.

Bagi kamu yang punya keahlian bermain musik dapatkan kesempatan untuk tampil mengisi acara DILo Hackathon Festival 2019 di Balikpapan.

Pendaftaran: 12 – 20 Agustus 2019

Tampil langsung di DILo Hackathon Festival 2019: 24 – 25 Agustus 2019

Tempat acara: Gedung Learning Centre Telkom Balikpapan DIVRE 6 Kalimantan

Cara ikutan:

  • Lengkapi “My Works” pada profile Soundfren-mu dengan karya musikmu
  • Buka menu “Explore” dan pilih menu “Audition”
  • Klik “Band/Solo Audition for Balikpapan Dilo Hackathon Festival”
  • Klik “Apply”
  • Isi form yang telah disediakan
  • Klik “Submit”

Syarat dan Ketentuan:

  • Boleh menampilkan cover lagu dari Artis lain
  • Memiliki akun Soundfren dan memasukkan link lagu dalam profil Soundfren

Kami tunggu karyamu ya Fren!