7 Album Indonesia Terbaik

#FrenInfo

Fren, banyak album Indonesia yang jadi benchmark musik lokal di setiap zaman. Tapi, rasanya nggak cukup kalo masukin semua album lokal keren di sini. Kami ngerangkum beberapa album lokal pilihan kami yang bakal jadi favorit sepanjang masa.

Guruh Gipsy – Guruh Gipsy (1978). Album yang pertama kali rilis pada tahun 1976 ini diprakarsai oleh Guruh Soekarnoputra, Keenan Nasution, Odink Nasution, Abadi Soesman, Roni Harahap, dan Chrisye. Di album ini, tradisi musik Bali pun dipilih sebagai fondasi musik mereka.

Dewa 19 – Pandawa Lima (1997). Album kelima Dewa 19 yang bertajuk “Pandawa Lima” adalah salah satu bukti kesuksesan mereka, bersama label rekaman Aquarius Musikindo, Pandawa Lima berhasil melejit dengan single-single andalan seperti “Kamulah Satu-Satunya,” “Aku Di Sini Untukmu,” dan “Kirana.”

Sore – Centralismo (2005). Centralismo menjadi salah satu album musik indie pertama yang mendapatkan predikat Five Asian Album Worth Buying dari Time Magazine Asia. Ini adalah album yang menampilkan musik “Indonesiana” ala Sore.

OST Badai Pasti Berlalu (1977). Sesuai dengan judulnya, album ini merupakan soundtrack dari film Indonesia yang berjudul sama, terdiri dari kompilasi beberapa lagu yang diciptakan oleh Eros Djarot bersama Chisye, Yockie Suryoprayogo, Berlian Hutauruk, Fariz R.M, Keenan, dan Debby Nasution. Dari total 13 lagu yang tercipta, lagu berjudul “Badai Pasti Berlalu” menjadi yang terpopuler dan dikenal bahkan sampai sekarang. Meskipun proses penggarapan dan pemasaran album sempat mengalami kendala, album ini pun pada akhirnya berhasil mendobrak pasar musik populer dan masuk ke dalam daftar 150 album musik Indonesia terbaik versi majalah Rolling Stone Indonesia pada tahun 2007.

God Bless – Cermin (1980). Pada tahun 1980, God Bless merilis album keduanya yang bertajuk Cermin. Album ini disebut-sebut sebagai salah satu album legendaris Indonesia—terutama yang di ranah musik rock. Album ini adalah sebuah gebrakan musik rock di masa berjayanya genre pop. “Cermin” diisi oleh lagu-lagu yang mengusung tema sosial, moral, hingga kritik terhadap pembangunan. Hasil kerja keras lima orang personel yang terdiri dari Achmad Albar, Ian Antono, Donny Fattah, Teddy Sujaya, dan Abadi Soesman ini pun penuh dengan pembuktian kreativitas masing-masing musisi.

Slank – Kampungan (1991). Siapa yang tidak kenal Slank? Band rock kebanggaan Indonesia yang terdiri dari lima orang personel (Bimbim, Pay, Bongky ‘Bonk, Kaka, Indra) ini lagu-lagunya bisa dibilang merupakan andalan lagu lokal yang dikenal sampai sekarang, termasuk di antaranya adalah lagu-lagu mereka di album ini seperti “Terlalu Manis” dan “Mawar Merah”. Tidak tanggung-tanggung, album ini juga mendapatkan penghargaan BASF Awards untuk kategori album pop rock terbaik.

Pure Saturday – Pure Saturday (1996). Selain Slank, generasi 90-an juga mempunyai Pure Saturday sebagai salah satu grup musik yang menghadirkan karya-karya terbaik. Sebagai salah satu pelopor indie di Indonesia, album pertama mereka yang rilis pada tahun 1996 langsung berhasil terjual sebanyak 5000 kopi dengan single “Kosong” yang menjadi andalan mereka.

Temukan info-info lain terkait musik hanya di Soundfren!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *