Tips Memilih Bass yang Tepat

Fren, buat kamu yang mau membeli bass, perhatikan dahulu beberapa hal sebagai pertimbangan kamu. Jangan lupa untuk tanya-tanya teman dan rajin cek review di internet!

  • Sesuaikan dengan Kebutuhan

Menyesuaikan dengan kebutuhan  di sini maksudnya adalah jangan asal beli bass berdasarkan harga yang mahal atau nggak modal alias terlalu murah juga, Fren. Tapi pilihlah bass sesuai dengan karakter musik yang kamu mainkan. Pikirkan juga segi kenyamanannya dari segi neck, body, dll.

  • Kenali Bahan Pembuatannya

Tentu saja untuk mengetahui ketahanan terhadap perubahan cuaca dan suara yang dihasilkan. Karena, terkadang ada gitar bass yang bagian body and neck menggunakan kayu yang berbeda. Kayu yang berbeda, suara yang dihasilkan juga berbeda. Jadi, dalam hal ini harus jeli dalam melihat serat dan warnanya.

  • Rajin Cek Review

Zaman sekarang, kalau mau beli sesuatu kita punya banyak opsi untuk cari-cari review-nya dulu di internet. Untuk itu, jangan buru-buru mengambil keputusan, cek review dari berbagai sumber agar kamu semakin yakin.

  • Perhatikan Fret & Bridge

Dalam hal fret, membutuhkan kejelian. Karena, fret terlihat sama dan cuman dari segi warna yang membedakan. Fret berkualitas rendah mudah terkikis oleh senar. Yang efeknya, ketika mulai memainkan gitar bass (senar ditekan), bisa membuat senar bertabrakan dengan fret di depannya. Kemudian pilihlah gitar bass dengan bridge yang terlihat mudah untuk memasang dan melepas senar. Lebih baiknya, cari gitar bass yang nggak perlu memasukkan senar melalui lubang bawah supaya ketika memasang dan melepas senar lebih mudah.

  • Tentukan Jenis Pick-Up

Pick-up adalah komponen penting dalam gitar bass. Karena, berguna untuk mengubah sinyal analog ke digital. Sampai terbitnya tulisan ini ada dua jenis pick-up yang umum digunakan, yaitu magnetic dan piezoelectric. Dan pick-up yang paling sering digunakan adalah pick-up magnetik.

Dan pick-up magnetik, sampai terbitnya tulisan ini ada tiga, yaitu single coil, dual coil (humbucker) dan soapbar. Suara yang dihasilkan single coil terdengar cerah dan jernih, dual coil (humbucker) suaranya lebih fat and rich (karena untuk menghilangkan buss / hum / noise yang ada di single coil). Dan soapbar, suara yang dihasilkan terdengar acak.

Ada juga pick-up aktif dan pasif. Bedanya adalah yang aktif menggunakan baterai, sedangkan yang pasif nggak. Pick-up aktif bisa dikontrol, karena bisa untuk cut and boost. Dan cara mengontrolnya tergantung pada pre-amp yang dipasang pada pick-up.

Nah, gimana udah dapet pencerahan mengenai bass mana yang mau kamu pilih? Kamu juga bisa masukan dari teman-teman di Soundfren dengan posting status di aplikasi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *